Mewarnai Gambar Dongeng Kisah Buaya Yang Serakah

Hari ini kita akan mendongeng untuk anak – anak kita. Tentunya setelah mendengarkan dongeng, anak – anak langsung kita ajak untuk mewarnai gambar dari model tokoh cerita dongeng yang telah kita sampaikan.

Kisah Buaya Yang Serakah

Di pinggir sungai dekat hutan belantara,  tampak berbaring  seekor buaya. Buaya itu diam tak bergerak. Kalau tidak diperhatikan, bisa – bisa tak ada yang tahu kalau dia adalah binatang sungai paling ganas. Sepertinya dia tengahkelaparan. Ikan di sungai sudah habis, berhari – hari buaya itu belum makan sama sekali. Setelah cukup lama berjemur, buaya itu pun  masuk ke dalam sungai . Dia berenang perlahan-lahan menyusuri sungai mencari mangsa.

Setelah berenang cukup lama, buaya itu melihat seekor bebek yang juga sedang berenang di sungai. Sayangnya  bebek tahu kalau ada bahaya mengancamnya.  Bebek itu berusaha untuk berenang ketepian.  Melihat mangsanya akan kabur Buaya segera mengejar dan akhirnya Bebekpun tertangkap.

“Ampun Buaya, tolong jangan mangsa aku. Aku habis sakit, sehingga kurus dan dagingku sedikit. Kenapa kamu tidak memang sa kambing saja di dalam hutan,” ucapnya seraya menagis ketakutan

“Benar juga nih. Kalau aku makan kamu, aku tidak akan kenyang.  Kalau begitu kau antar aku ke tempat persembunyian Kambing itu,” perintah buaya dengan menunjukkan taring yang sangat tajam.

Berada tidak jauh dari tempat itu ada lapangan hijau tempat Kambing mencari makan, dan benar saja di sana ada banyak Kambing yang sedang lahap memakan rumput.

“Pergi sana, aku mau memangsa Kambing saja,” Bebek yang merasa senang, kemudian berlari dengan kecepatan penuh.

Setelah mengintai beberapa lama, akhirnya Buaya mendapatkan satu ekor anak Kambing yang siap dia santap. “Tolong, jangan makan aku, dagingku tidak banyak, aku masih kecil, kenpa kamu tidak makan gajah saja yang dagingnya lebih banyak, aku bisa mengantarkan kamu ke sana”.

“Gajah itu bintang apa? Apaka dia gemuk?” Tanya buaya penasaran.

“Iya, dia gemuk dan besar!” Jawab Kambing jujur.

“Baiklah, segera antarkan aku ke sana!” Anak Kambing itu mengajak buaya ke tepi danau yang luas, di sana ada anak Gajah yang besar. Buaya langsung mengejar dan menggigit kaki anak Gajah itu. Walau besar, tapi kulit Gajah itu sangat tebal, jadi tidak bisa melukainya.

Anak Gajah itu berteriak meminta tolong kepada ibunya. Buaya terus saja berusaha menjatuhkan anak Gajah itu, tapi sayang tetap tidak bisa. Mendengar teriakan anaknya, sekumpulan Gajah mendatangi dan menginjak Buaya itu hingga kesakitan.  Merasa tidak akan bisa melawan, Buaya itu segera lari sekuat tenaga menuju parit  yang mengarah ke sungai.  Untung sekali, Gajah yang  besar itu tidak mengejarnya lagi, sehingga Buaya bisa selamat dan kembali di sungai.

Pesan moral dari kisah Buaya Yang Serakah ini adalah;  sebuah pelajaran yang bisa kita ambil adalah kalau kita sudah mendapatkan sesuatu meskipun kecil atau sedikit kita harus menerima dan bersyukur dengan apa yang sudah kita dapat.

***

Sekarang anak – anak bisa kita ajak untuk mewarnai gambar gambar tokoh dari dongeng yang menarik ini. Silahkan download gambar binatang di bawah ini.

mewarnai gambar gajah 02 mewarnai gambar gajah 01 mewarnai gambar kambing 01 mewarnai gambar kambing 02 mewarnai gambar buaya 02 mewarnai gambar buaya 01Bagaimana, anak – anak lebih bersemangat kan untuk mewarnai gambar binatang? Dengan engawali mendoneng pada anak – anak berarti kita telah melakukan dua kegiatan secara bersamaan. Dan semoga anak – anak juga lebih antusias baik ketika mendengarkan kisah dongeng atau saat mewarnai gambar binatang.

Terima kasih atas kunjungannya, saran dan kritiknya selalu kami tunggu. Semoga artikel Mewarnai Gambar Dongeng Kisah Buaya Yang Serakah ini bermanfaat. Selamat mewarnai, dan salam Warna Warni Indonesia

 

Leave a Reply